Sidomulyo, Lampung Selatan – Nasib 219 tenaga kerja yang sebelumnya dibayangi vendor di PT Ciomas Japfa Food kini tak menentu. Kondisi ini muncul setelah berakhirnya perjanjian kerja sama antara perusahaan dengan pihak penyalur tenaga kerja tersebut.
PT Ciomas Japfa Food di bawah naungan PT Ciomas Adisatwa (anak usaha Japfa Comfeed) bergerak di bidang perunggasan dan menjadi tumpuan ekonomi warga Sidomulyo. Namun, setelah kontrak selesai, belum ada kejelasan apakah pekerja lama akan dipertahankan atau diberhentikan.
Kekecewaan makin mengemuka karena perusahaan tetap beroperasi normal dan dikabarkan mulai mempekerjakan tenaga baru dan dari luar daerah, serta membuka lowongan sistem harian lepas tanpa menginformasikan lebih dulu kepada pekerja lama.
“Kami kecewa. Kenapa kami yang sudah lama bekerja tidak diberi kesempatan kembali?” ujar salah satu mantan pekerja yang tak mau disebutkan namanya.
Menanggapi hal ini, koordinator perwakilan pekerja, Amirudin, menyatakan 219 orang akan mendatangi perusahaan Senin mendatang. Mereka meminta penjelasan dan menuntut agar diprioritaskan dalam rekrutmen baru.
“Jangan sampai keberadaan perusahaan hanya memberi dampak lingkungan, tapi tidak memberi manfaat ekonomi bagi warga sekitar. Kami siap menerima sistem apa pun, asalkan diberi kesempatan yang sama,” tegas Amirudin.
Pihak manajemen hingga saat ini belum memberikan tanggapan resmi,(Ys).












